Temui kami secara virtual untuk menyaksikan acara pernikahan kami melalui tautan di bawah ini:
“Karena takdir tidak pernah terburu-buru, ia datang tepat saat hati siap untuk saling menggenggam.”
First Meet
Di Tempat Paling Sederhana, Takdir Diam-diam Menyapa.
Kami pertama kali saling mengenal sejak masa kecil, yang tak pernah kami sangka akan berarti apa-apa.
Waktu berlalu, kami tumbuh di jalan masing-masing. Namun ternyata, dari pertemuan kecil itulah, Allah menanam benih cerita panjang tentang dua hati yang akan saling menemukan bertahun-tahun kemudian.
Relationship
Menjaga Dalam Jarak, Meyakini Dalam Diam
Aku melanjutkan studi di Gontor hingga lulus sarjana, menapaki hari-hari dengan ilmu, disiplin, dan doa. Sementara Arya, menjalani hidupnya di luar pesantren membangun kariernya dengan penuh kesungguhan. Kami tidak dekat, tidak sering berbicara. Tapi ada satu hal yang tidak pernah berubah: Nama Uzli yang selalu terbesit di hati nya.
Selama bertahun-tahun, pertemuan kami bisa dihitung dengan jari. Tapi Arya tetap bertahan. Ia tidak pernah memaksa hadir, tapi juga tidak pernah benar-benar pergi. Diam-diam, ia menyebut namaku dalam do’a. dan menaruh harap yang tak pernah ia gantikan.
صبرتُ لأجلها، وثبّتَ الله قلبي عليها
“Aku bersabar karenanya, dan Allah menetapkan hatiku untuknya.”
Ternyata memang benar, cinta yang lahir dari keikhlasan tidak butuh banyak alasan. Ia hanya butuh keyakinan dan hati yang tak lelah menunggu waktu yang tepat.
Engagement
Akhir dari Penantian, Awal dari Sebuah Janji
Tahun 2024 menjadi tahun yang penuh haru. Arya datang dengan niat yang telah ia simpan bertahun-tahun—bukan lagi sebagai seseorang yang berharap dalam diam, tapi sebagai laki-laki yang siap menyampaikan maksudnya dengan yakin.
Di hadapan kedua orang tua Uzli, ia melamar dengan penuh keyakinan.
Tidak dengan kata-kata yang berlebihan, hanya dengan kesungguhan yang terasa tulus hingga ke hati.
Hari itu, kami tahu, penantian panjang ini telah sampai pada takdir yang paling indah.
Wedding
Desember Ini, kami akan mengikat janji suci.
Dari pertemuan singkat di masa kecil, menjadi perjalanan panjang yang dipenuhi doa, jarak, rindu, dan sabar. Cinta ini bukan hadir tiba-tiba, ia tumbuh perlahan, dalam waktu yang panjang, dan dalam hati yang tidak pernah menyerah.
Ini bukan akhir dari cerita, tapi awal dari rumah yang ingin kami bangun bersama.
Rumah tempat cinta menjadi ibadah, dan kebersamaan menjadi jalan menuju surga.
Uzli & Arya
Semoga langkah kami selalu dalam ridha dan rahmat Allah. آمين 🤍
Tanpa mengurangi rasa hormat, bagi Bapak/Ibu/Saudara/i yang ingin memberikan tanda kasih untuk kami, dapat melalui:
Konfirmasi Kehadiran
& Ucapan Selamat