Assalamu’alaikum Wr. Wb
Tanpa mengurangi rasa hormat, kami bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/I untuk menghadiri acara pernikahan kami
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir. “
( Q.S. Ar-Rum : 21 )



Kediaman Mempelai WanitaÂ
Toko Wahyu Motor
Desa Tarailu, Kec. Sampaga, Kab. Mamuju
Kediaman Mempelai PriaÂ
Perempatan Desa Bunde
Kec. Sampaga, Kab. Mamuju



Berawal dari pandangan pertama dipesta pernikahan teman kami, kemudian kami diperkenalkan satu sama lain oleh salah satu teman kami juga.setelah beberapa lama akhirnya kita sepakat untuk berkomitmen.
Kami sempat berpisah selama beberapa bulan, kemudian kami saling memperbaiki diri, serta mengasingkan diri masing-masing, namun kami kembali diversi terbaik kami untuk melangkah kejenjang berumah tangga.
Percayalah “mau sejauh apapun kamu pergi, mau seasing apapun kamu, jika dari awal kamu dijadikan tujuan hidupnya, maka kamu akan tetap menjadi miliknya.”
Menikah memang harus disegarakan, tapi adzan magrib diseluruh dunia berbeda, dan kami menempuh waktu beberapa bulan untuk bisa kepelaminan.
Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami, apabila Bapak/ Ibu/ Saudara/ i berkenan hadir, untuk memberikan do’a restu kepada kedua mempelai.
Doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i di pernikahan kami menjadi hadiah terindah. Namun jika memberi merupakan tanda kasih, dengan senang hati kami menerimanya dan tentu semakin melengkapi kebahagiaan kami.

